Sejarah
Diposting tanggal: 05 Juni 2012

Muhammadiyah

Sejarah

Dalam usianya yang ke-13 Akper Muhammadiyah Pontianak telah banyak menciptakan dan meluluskan tenaga perawat yang telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia khususnya Kalimantan Barat termasuk juga luar negeri.Melihat persaingan dan kebutuhan tenaga  perawat  professional, maka ada keinginan untuk mencetak calon tenaga perawat pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu SI Keperawatan. Dimotori oleh Direktur Akademi Keperawatan dan mendapatkan  sambutan yang baik dari BPH Akper dan PWM Kalimantan Barat,  maka dibentuklah Panitia Pendirian S-I Keperawatan 

dengan nama STIK sekaligus Perubahan lembaga dari Akademi menjadi Sekolah Tinggi pada bulan Januari 2005.Pendirian STIK dimulai dengan tahap studi kebutuhan, SWOT analysis, dan pemikiran yang matang. Melalui penjaringan dan sosialisasi pentingnya pendirian institusi pendidikan S-1 keperawatan di Pontianak melalui Lokakarya nasional tentang Peranan Pendidikan Tinggi di Indonesia yang dihadiri Ketua Konsorsium    Ilmu Kesehatan Indonesia  ( KIKI )   yaitu   Prof. Ma’rifin Husen, Sp.FK (K), dan Ketua PPNI Pusat, maka dimulailah tahap demi tahap pengembangan strategi pendirian STIK ini. Kegiatan ini telah divisitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi  Kalbar,  Dinas Pendidikan Kalbar , dan PPNI 

Pusat maupun Daerah.Berkat kerjasama dan dukungan panitia, BPH dan PWM Kalimantan Barat serta melalui proses administratif yang panjang, maka terbitlah surat pertimbangan pendirian STIK dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada bulan Februari 2006. Setelah itu disusul dengan surat izin operasional No. 88/D/O/2006 tanggal 15 Juli 2006. Berdasarkan izin tersebut program S-1 Keperawatan dapat diselenggarakan mulai tahun akademik 2006/2007.

Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak merupakan pendidikan keperawatan yang akan menghasilkan tenaga perawat profesional. Lulusan perawat profesional akan memiliki landasan kemampuan tinggi terhadap penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan keperawatan serta sikap profesional yang memadai.  Dalam rangka mewujudkan lulusan menjadi tenaga  profesioanl diperlukan penerapan kurikulum pendidikan melalui berbagai bentuk pengalaman proses belajar dan mengajar, dan pencapaian kemampuan klinik yang dilaksanakan sesuai dengan  tatanan yang nyata, terstruktur dan atau terprogram.  Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah yang akan diselenggarakan adalah institusi pendidikan yang ingin menjadikan lulusan peserta didik berkepribadian muslim yang menguasi teknologi canggih dibidangnya dan bergerak secara dinamis.

 

Program Studi yang diselenggarakan meliputi:

1.      Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi (S.Kep. Ners).

2.      Program Studi D.III Keperawatan (A. Md. Kep)

 

Izin Pendirian Institusi STIK SK mendiknas No. 88/D/O/2006, Izin Prodi S-1  Dirjen Dikti Nomor 2465/D/T/2008, Tanggal 05 Agustus  2008 dan berakhir tanggal 15 Juni 2012. Izin Prodi D-III Dirjen Dikti Nomor : 4086/D/T/2008 , tanggal 24 Nopember 2009 dan berakhir 15 Juni 2011. Depkes No HK.00.06.1.1.2078 (D-III Dep Kes)  tanggal 27 Mei  1992   

Selama 18 tahun Akademi Keperawatan Muhammadiyah Pontianak (sekarang STIK Muhammadiyah Pontianak) lebih banyak berusaha mempertahankan keberadaannya dan meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan kualitas mutu lulusan serta mempersiapkan akreditasi institusi.

Tahun 2010, STIK Muhammadiyah Pontianak memulai meningkatkan sarana dan prasarana seperti pembangunan gedung, peralatan laboratorium, buku-buku dalam dan luar negeri, dan pendidikan dosen. Keadaan fisik dan fasilitas kampus terus mengalami perkembangan dan peningkatan. Sekarang ini STIK Muhammadiyah memiliki kampus yang representatif dengan bangunan gedung baru 4 lantai sebagai pusat perkantoran, administrasi, pengajaran, laboratorium keperawatan, pusat informasi dan teknologi, dan klinik kesehatan mahasiswa. Keseimbangan rasio dosen dan mahasiswa terus mendapatkan perhatian khusus dari Pimpinan Perguruan Tinggi melalui rekrutmen dosen baru yang berpengalaman.

 

STIK LogoMakna Lambang

 

Lambang Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak yang digambarkan dalam bentuk bidang dasar  segi  lima (dalam  bentuk  yang  khusus) dengan bingkai warna hitam didalamnya bertuliskan  “Sekolah Tinggi Ilmu  Keperawatan Muhammadiyah Pontianak” dengan warna hitam, memiliki lambang Muhammadiyah, padi berwarna kuning dan kapas berwarna putih.

 

Lambang  STIK mempunyai arti sifat Ke-Muhammadiyahan yang diambil dari matahari dan tulisan    Muhammadiyah sebagai lambang pembaharuan dan terdiri dari padi dan kapas dengan jumlah lima belas (15) butir padi dan enam (6)  pucuk kapas. Muhammadiyah dilambangkan dengan gambar matahari bersinar di tengah-tengahnya dengan  tulisan Muhammadiyah. Artinya: Matahari adalah benda angkasa luar ciptaan Allah SWT, sinarnya sangat berguna bagi kehidupan mahluk-Nya. Persyarikatan Muhammadiyah menggambarkan gerak dan manfaatnya bagaikan matahari dengan sinarnya yang selalu memberikan manfaat bagi hidup dan kehidupan manusia. Perkataan Muhammadiyah dalam tulisan Arab adalah nama persyarikatan dan dua kalimah syahdat     bermakna bahwa Persyarikatan Muhammadiyah berusaha memancarkan cahaya keimanan berupa tauhid, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Keyakinan ini merupakan aqidah yang paling hakiki bagi setiap muslim.  Bidang datar segi lima (dalam bentuk khusus) dan berbingkai melambangkan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia dan sebagai Bulan kelahiran Akademi Keperawatan sebagai cikal bakal lahirnya STIK Muhammadiyah Pontianak.

Di dalam bidang datar ada tulisan Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak sebagai penegasan. Lambang tersebut terdapat pada pasal 6 ayat (1) juga dipergunakan untuk bendera, petaka, vandal dan logo resmi lainnya.


342818

Pengunjung hari ini : 97
Total pengunjung : 13791
Hits hari ini : 989
Total Hits : 342818
Pengunjung Online : 3
Program studi apa yg paling diminati oleh calon mahasiswa sekarang ?

Lihat Hasil Poling