VISI & MISI STIK MUHAMMADIYAH PONTIANAK

VISI & MISI STIK MUHAMMADIYAH PONTIANAK

13 Januari 2015, 1363

"Menjadi pusat keunggulan keperawatan di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat berlandaskan Al Islam dan Kemuhammadiyahan, berdaya saing nasional dan internasional tahun 2030"

 MISI STIK Muhammadiyah Pontianak

 

  1. Mengembangkan kehidupan islami dalam ranah akademik dan keseharian.
  2. Mengembangkan program unggulan pendidikan keperawatan yang kreatif dan inovatif.
  3. Meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana pendukung Catur Dharma Perguruan Tinggi.
  4. Menggiatkan penelitian dan publikasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan keperawatan kepada masyarakat.
  5. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat melalui pelayanan pendidikan (pelatihan) dan pelayanan kesehatan keperawatan yang islami dan profesional.
  6. Menjalin kerjasama berskala nasional dan internasional dalam mendukung pelaksanaan Catur Dharma perguruan tinggi yang berkualitas.

Tujuan STIK Muhammadiyah Pontianak

          

  1. Menghasilkan lulusan profesional di bidang keperawatan, berakhlakul kharimah dan mampu berkompetisi.
  2. Menghasilkan kurikulum berbasis kompetensi dan bukti.
  3. Menghasilkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang berkualitas dan berdaya saing.
  4. Menghasilkan penelitian dan publikasi berkualitas untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya pada pelayanan kesehatan keperawatan.
  5. Menyelenggarakan berbagai pelayanan pengabdian dan pelatihan keperawatan yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menghasilkan perawat sebagai kader Muhammadiyah dan berperan aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
  6. Mewujudkan kerjasama dalam pengembangan Catur Dharma Perguruan tinggi dengan berbagai institusi baik nasional maupun internasional.

Sasaran STIK Muahmmadiyah Pontianak

 

  1. Terwujudnya kurikulum yang mewarnai sumber daya manusia yang mampu bersifat Islamic, caring, dan critical thinking.
  2. Terwujudnya kurikulum yang berbasis kompetensi untuk menciptakan perawat profesional (penguasaan ilmu, sikap, keterampilan dan moral etik), Islami (berakhlakul karimah) dan siap bersaing
  3. Terwujudnya sumber daya manusia yang mampu meneliti, inovatif dan bersaing baik ditingkat nasional dan internasional.
  4. Terwujudnya pelaksanaan pengabdian masyarakat dan memanfaatkan hasil  penelitian yang berbasis bukti  bagi masyarakat yang pada akhirnya  mampu   mengatasi masalah kesehatan secara mandiri dan berkesinambungan.
  5. Terwujudnya pelayanan kesehatan keperawatan kepada masyarakat berupa pengetahuan dan keterampilan.
  6. Terwujudnya kader Muhammadiyah yang mampu melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar.
  7. Terwujudnya kerja sama dengan Institusi Dalam dan Luar Negeri yang mendukung Catur Dharma Perguruan Tinggi.