RS JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG

RS JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG

webmasterstik, 21 November 2018, Kerjasama dan rekanan

KESEPAKATAN KERJASAMA

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH PONTIANAK

DENGAN

RS JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG

KERJASAMA PRAKTIK LAPANGAN DAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI

 

NOMOR: 1413/II.1.Au/MOU/F/X/2017

 

 

Kesepakatan ini dibuat dan ditandatangani di Pontianak, pada Hari Senin, tanggal Dua Bulan Oktober tahun Dua Ribu Tujuh belas oleh dan antara:

 

  1. Supriadi, S.Kp, MHS. NBM : 898.581, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak yang berkedudukan dan berkantor di Jalan Sungai Raya Dalam Gang Ceria V  No. 10, Sungai Raya, Kubu Raya, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama serta sah mewakili Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak, selanjutnya disebut “PIHAK PERTAMA”.
  2. dr. Batara Hendra Putra Sianipar NIP: 197606132006041012 Direktur Drg. Ary Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong, yang berkedudukan dan berkantor di Jalan Ali Anyang No 1 Pontianak, Kota Pontianak, dalam hal ini bertindak dalam jabatannya untuk dan atas nama serta sah mewakili Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Provinsi Kalbar, selanjutnya disebut “PIHAK KEDUA”.

 

Selanjutnya PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama terlebih dahulu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan;
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
  4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan;

 

Selanjutnya berdasarkan hal-hal tersebut di atas, para pihak sepakat untuk membuat dan menandatangani Kesepakatan kerjasama tentang Praktek Kerja Lapangan, Testimonial Lulusan

 

 

 

Dan Pertukaran Informasi serta Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi   Mahasiswa, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat antara Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak dengan Drg. Ary Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong, selanjutnya disebut “KESEPAKATAN” dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

BAB I

KETENTUAN UMUM

 

Pasal 1

 

Dalam Kesepakatan kerjasama ini, yang dimaksud dengan :

  1. Praktek Kerja Lapangan adalah Praktek Kerja Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah.
  2. Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat oleh Dosen dan Mahasiswa;
  3. Mahasiswa adalah peserta didik Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta di Kalimantan Barat;
  4. Testimonial Lulusan adalah kegiatan pemantapan pengetahuan dan ketrampilan bagi lulusan yang berprestasi di Rumah Sakit Daerah Jiwa Sungai Bangkong;
  5. Kegiatan Pertukaran informasi adalah memberikan atau menerima informasi pengetahuan dan temuan ilmiah terkini melalui temu ilmiah/seminar atau media informasi lainnya,
  6. Pembimbing Praktik adalah seorang ahli yang dianggap mampu membimbing di bidangnya, ditunjuk oleh Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong,
  7. Dosen Pembimbing Praktik Lapangan adalah seorang yang bertanggung jawab mendampingi dan mengkoordinasikan kegiatan praktik lapangan yang ditunjuk oleh Institusi pendidikan,
  8. Sarana dan Prasana Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong adalah segala fasilitas yang tersedia di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong,
  9. Sesuatu hal dalam kesepakatan ini adalah jika fasilitas pelayanan/tempat kegiatan tidak dapat dipergunakan karena ada perbaikan, pembangunan, terbatasnya sumber daya lainnya pada PIHAK KEDUA,
  10. Force Majeure dalam kesepakatan ini adalah terjadinya hal-hal yang diluar kendali dari salah satu pihak adalah peperangan, Blokade¸ pemberontakan, kebakaran, sabotase, epidemic atau bencana alam seperti banjir, gempa bumi dan hal-hal lain diluar kemauan dan kemampuan kedua pihak.

 

 

BAB II

MAKSUD DAN TUJUAN

 

Pasal 2

 

 

Kesepakatan kerjasama ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman dalam pelaksanaan Praktik lapanganMahasiswa, Testimonial, Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pertukaran Informasi di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong dengan tujuan meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan manusia umumnya, profesionalisme lulusan perguruan Tinggi dalam mendukung tercapainya visi dan misi Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong.

 

BAB III

LINGKUP KERJASAMA

Pasal 3

 

Praktik Kerja Lapangan, Testimonial lulusan da pertukaran Informasi serta Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Pasal 4

Tata Cara Pelaksanaan

 

  1.  
  2. PIHAK PERTAMA berkoordinasi dengan PIHAK KEDUA penjadwalan dalam rencana pelaksanaan satu bulan disampaikan pada awal tahun ajaran baru.
  3. Kriteria peserta dan dosen pembimbing praktik lapangan dibentuk PIHAK PERTAMA sedangkan jumlah peserta, waktu dan tempat kegiatan dan pembimbing praktik lapangan tersebut ditentukan oleh KEDUA BELAH PIHAK.
  4. PIHAK KEDUA memberikan informasi waktu dan tempat kepada PIHAK PERTAMA selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah pemberitahuan PIHAK PERTAMA.
  5. Pemberitahuan pelaksanaan kegiatan ke tempat kegiatan disampaikan oleh PIHAK KEDUA paling lambat 2 (dua) minggu sebelum melakukan kegiatan dengan tenbusan kepada PIHAK PERTAMA.

 

BAB IV

HAK DAN KEWAJIBAN

 

Pasal 5

Hak dan Kewajiban Pihak Pertama

 

  1. PIHAK PERTAMA berhak menggunakan fasilitas yang dimiliki oleh PIHAK KEDUA untuk kegiatan Praktik Lapangan, Testimonial lulusan, Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menerima pengetahuan dan temuan ilmiah terkini melalui temu ilmiah/seminar atau media informasi lainnya.
  2. PIHAK PERTAMA berhak mendapatkan bimbingan dari PIHAK KEDUA dalam rangka memantau dan mengevaluasi pelaksanaan Kegiatan lapangan, testimonial lulusan, Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memberikan informasi pengetahuan dan temuan ilmiah terkini melalui temu ilmiah/seminar atau media informasi lainnya.
  3. PIHAK PERTAMA berkewajiban memberikan kompensasi biaya untuk kegiatan praktik, testimonial lulusan, Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memberikan informasi pengetahuan dan temuan-temuan ilmiah terkini melalui temu ilmiah/seminar atau media informasi lainnya kepada PIHAK KEDUA dalam rangka pencapaian proses belajar mengajar sesuai dengan kesepakatan.
  4. PIHAK PERTAMA berkewajiban membuat proposal, petunjuk teknis dan laporan Kegiatan Praktik Lapangan, testimonial lulusan, Tri Dharma Perguruan Tinggi serta Pertukaran informasi kepada PIHAK KEDUA.

 

Pasal 6

Hak dan Kewajiban Pihak Kedua

 

  1. PIHAK KEDUA berhak untuk mendapatkan kompensasi biaya praktik kerja Lapangan, testimonial lulusan dan pertukaran informasi serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dari PIHAK PERTAMA dengan kompensasi berdasarkan Perda Prov. Kalimantan Barat No. 10 Tahun 2011, sedangkan honor pembimbing/CI (Clinical Instructor) sebesar Rp. 11.000/hari/mahasiswa. Jika kemudian hari ada kenaikan biaya praktek dan honor pembimbing/CI(Clinical Instructor) maka akan mengikuti yang berlaku saat itu.
  2. PIHAK KEDUA berhak memberi sanksi kepada Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan, testimonial lulusan yang melakukan pelanggaran ketentuan dan peraturan yang berlaku dengan sepengetahuan PIHAK PERTAMA.
  3. PIHAK KEDUA berkewajiban memfasilitasi PIHAK PERTAMA dalam praktik kerja Lapangan, testimonial lulusan dan pertukaran informasi serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan PIHAK KEDUA

 

 

  1. PIHAK KEDUA berkewajiban menyampaikan hasil evaluasi praktik Kerja Lapangan, testimonial lulusan dan pertukaran informasi serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dari PIHAK PERTAMA sesuai dengan format evaluasi yang disediakan oleh PIHAK PERTAMA.

BAB V

JANGKA WAKTU KESEPAKATAN

 

Pasal 7

  1. Kesepakatan Kerjasama ini berlaku efektif sejak dilakukan penandatangan Surat Kesepakatan Kerjasama untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun.
  2. Selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan sebelum berakhirnya jangka waktu kesepakatn kerjasama kedua belah pihak saling memberitahukan perpanjangan kesepakatan kerjasama ini.
  3. Apabila selambat-lambatnya sampai 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya Kesepakatan Kerjasama tidak ada surat pemberitahuan dari PIHAK PERTAMA untuk perpanjangan jangka waktu Kesepakatan Kerjasama, maka dinyatakan berakhir,

 

BAB VI

FORCE MAJEURE

 

Pasal 8

  1. Apabila dalam pelaksanaan Kesepakatan Kerjasama ini salah satu Pihak mengalami keterlambatan atau gagal melaksanakan kesepakatan kerjasama ini karena Force Majeure, maka pihak yang mengalaminya wajib memberitahukan kepada pihak lainnya selambatnya 14 (empat belas) hari setelah terjadinya force majeure tersebut.
  2. Apabila Force Majeure tersebut terjadi sehingga kedua belah pihak dalam kesepakatan Kerjasama tidak dapat melaksanakan Kerjasama ini, maka kedua belah pihak akan menyelesaikan secara musyawarah.

BAB VII

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

 

Pasal 9

  1. Setiap perselisihan, pertentangan dan perbedaan pendapat yang timbul sehubungan dengan kesepakatan kerjasama ini akan diselesaikan terlebih dahulu secara musyawarah dan mufakat oleh kedua belah pihak.
  2. Apabila kedua belah pihak tidak berhasil mencapai kata mufakat maka kedua belah pihak sepakat untuk meyelesaikan perselisihan tersebut melalui Pengadilan Negeri Pontianak.

 

 

BAB VIII

KETENTUAN LAIN-LAIN

 

Pasal 10

 

Hal-hal yang belum diatur dalam Kesepakatan Kerjasama ini akan diatur oleh kedua belah pihak dalam suatu Addendum dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari kesepakatan ini.

 

Demikianlah Kesepakatan Kerjasama ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli, masing-masing sama bunyinya, di atas kertas bermaterai sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mempunyai kekuatan hukum yang sama setelah ditanda tangani kedua belah Pihak.