SOSIALISASI STREACHING KAKI UNTUK MENCEGAH DIABETIC FOOT ULCER (DFU)

SOSIALISASI STREACHING KAKI UNTUK MENCEGAH DIABETIC FOOT ULCER (DFU)

webmasterstik, 19 Maret 2021, Info D-III

Permasalahan yang sering ditemukan dimasyarakat

Pasien diabetes Militus memiliki resiko terjadi pengentalan dan lambatnya aliran darah Salah satu komplikasi penyakit diabetes melitus yang sering dijumpai adalah kaki diabetik (diabetic foot),yang dapat bermanifestasikan sebagai ulkus, infeksi dan gangren dan artropati Charcot.Penderita diabetes mempunyai resiko 15% terjadinya ulkus kaki diabetik pada masa hidupnya dan resiko terjadinya kekambuhan dalam 5 tahun sebesar 70%. Neuropati perifer, penyakit vaskuler perifer, beban tekanan abnormal pada plantar dan infeksi menjadi resiko penting untuk terjadinya ulkus kaki diabetik dan amputasi. Ulkus kaki diabetes merupakan komplikasi yang berkaitan dengan morbiditas akibat dari komplikasi mikro dan makrovaskuler oleh karena diabetes. Salah satu pencegahan luka kaki adalah dengan melakukan senam kaki secara ritun.

 

Presentasi tentang Streaching

Stretching untuk melancarkan sirkulasi darah kaki

 

Solusi

Streching merupakan peregangan otot yang melancarkan oksigen keseluruh tubuh dengan baik, dan merupakan bagian dasar dari optimalisasi (Kisner dan Colby, 2007). Pada saat akan memulai suatu aktifitas, stretching (peregangan) atau lebih dikenal orang dengan istilah pemanasan (warm-up) ini sangat diperlukan. Stretching adalah bentuk dari penguluran atau peregangan pada otot-otot di setiap anggota badan agar dalam setiap melakukan aktivitas terdapat kesiapan serta untuk mengurangi dampak cedera yang sangat rentan terjadi. Menurut  Thacker (2004), dalam penelitian Randomize Controlling Trial (RCT) menyatakan bahwa  static stretching  meningkatkan fleksibilitas dan performance otot serta mengurai persarafan jika dilakukan selama kurang lebih 4 minggu, dan dalam 10 detik untuk setiap gerakan. Terdapat beberapa manfaat apabila seseorang melakukan gerakan peregangan sebelum memulai aktifitas, diantararanya adalah meningkatkan suhu (temperature) tubuh beserta jaringan-jaringannya, menaikkan aliran darah melalui otot-otot yang aktif, meningkatkan detak jantung sehingga akan mempersiapkan bekerjanya system cardiovascular (jantung dan pembuluh darah), menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh, meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang memerintahkan gerakan tubuh, memudahkan otot-otot berkontraksi dan relaksasi secara lebih cepat dan efisien, mengurangi adanya ketegangan pada otot.

Salah satu cara streaching pada kaki

Pelaksanaan

Setelah melalui tahap perencanaan, Kepala Desa Sungai Ambangah Pak Samsuri dan Jajarannya  menganggap perlu kegiatan ini. Selanjutnya dilaksanakanlah PKM sesuai  hari yang telah ditentukan  seluruh warga. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu tanggal 10 Maret tahun 2021 bersama dengan empat orang anggota tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Kepala Desa, Kader Posyandu dan Ketua Tim PKM memberi kata sambutan dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam sosialisai stretching pada kaki pasien Dabetic Foot Ulcer. Setelah dilakukan soaialisai  pada 30 masyarakat tentang stretching pada kaki, maka ada beberapa point yang kami dapatkan, yaitu :

 

  1.       Masyarakat mendengarkan dan memperhatikan sosialisasi dengan teratur dan penuh perhatian serta sesuai dengan protocol kesehatan.
  2.       Masyarakat mencoba gerakan stretching yang dicontohkan satu persatu sampai merasakan manfaatnya.
  3.       Masyarakat meminta rekaman video yang diberikan secara media social.

 

 

 

OLEH : Ns. Wuriani, M.Pd., M.Kep, Ns. Dinar Wulan Puspita, M.Kep, Ns. Usman, M.Kep.

DOSEN STIK MUHAMMADIYAH PONTIANAK