Teleconference STIK Muhammadiyah Pontianak dengan Queens University Belfast Inggris

Teleconference STIK Muhammadiyah Pontianak dengan Queens University Belfast Inggris

webmasterstik, 03 Pebruari 2019, Conference

STIK Muhammadiyah Pontianak melaksanakan Teleconference dengan Queen's University Belfast Inggris, yang diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 1 Februari 2019 di STIK Muhammadiyah Pontianak ruang Amphi Teater Lantai 6 Gedung KH. Ahmad Dahlan. Kegiatan teleconference tersebut dihadiri oleh Badan Pembina Harian STIK Muhammadiyah Pontianak, Ketua serta seluruh Civitas STIK Muhammadiyah Pontianak, sejumlah Dosen Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Akademi Kebidanan Aisyiyah Pontianak.

Queen's University Belfast termasuk dalam 180 Universitas terbaik di dunia. Untuk jurusan Keperawatan Queen's University Belfast termasuk dalam 50 terbaik didunia serta merupakan Jurusan Keperawatan Terbaik Pertama di Inggris.

Pihak Queen's University Belfast Inggris mengajak para dosen untuk melanjutkan studi Doktoral pada Jurusan Keperawatan dan Kebidanan di Universitas mereka. Mereka menjelaskan fokus Penelitian Jurusan Keperawatan dan Kebidanan Queen's University Belfast Inggris pada tiga bidang perawatan kesehatan utama yaitu Penelitian pada Penyakit Kronis dan Perawatan Paliatif, Penelitian Kesehatan Ibu dan Anak serta Penelitian Pendidikan dan Praktik. Tawaran beasiswa juga disampaikan dalam kesempatan tersebut guna menarik para dosen untuk melanjutkan studi disana.

Selain dilakukan dengan Queen's University Belfast Inggris Teleconference ini juga dilakukan dengan Ibu Venny Karolina selaku mahasiswa Program Doktoral Queen’s University Belfast Inggris yang berasal dari Pontianak. Bu Venny mengatakan banyak beasiswa-beasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri diantaranya BUDI LPDP, DIKTI Scholarship, MORA Scholarship, Australia Award serta Fulbright. Selama Teleconference bu Venny juga memberi gambaran kehidupan disana dan beliau juga memberikan tips supaya bisa mendapatkan beasiswa serta tips menjawab pertanyaan-pertanyaan saat interview.

Ketua STIK Muhammadiyah Pontianak Haryanto, S.Kep., Ns., MSN., Ph.D mengatakan bahwa tawaran ini merupakan peluang yang baik bagi dosen untuk melanjutkan program doktoral disana. Ketua BPH Dr. Ihsanudin mengatakan bahwa beasiswa yang ditawarkan sangat menarik dan semoga ada dosen dari STIK Muhammadiyah Pontianak, Universitas Muhammadiyah Pontianak serta Akbid Aisyiyah untuk dapat melanjutkan studi di Queen's University Belfast Inggris karena hal ini sejalan dengan tekat Muhammadiyah untuk menghasilkan 10.000 orang doctor seperti yang diungkapkan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.